
Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Jepang (JRCS) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Orientasi SPAB
8 Mei 2025
Tiga Desa di Kabupaten Sukabumi Dilakukan Kajian Risiko dan Pemetaan Potensi Bencana
23 Juni 2025Sebanyak delapan sekolah di Kabupaten Sukabumi mulai implementasikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), sebuah inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan sekolah terhadap bencana.
Salah satu sekolah yang menunjukkan komitmen nya dalam pelaksanaan program ini adalah SMP Negeri 1 Simpenan. Sekolah ini telah menetapkan jadwal rutin penyisipan materi SPAB sebanyak dua kali dalam sebulan, yakni pada minggu pertama dan ketiga setiap hari Kamis, tepatnya di jam pertama sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Kordinator Program SCR Dikdik Maulana menyampaikan. menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah. “Dengan penyisipan materi SPAB secara berkala, kami berharap siswa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.
Implementasi SPAB di delapan sekolah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program SCHOOL AND COMMUNITY RESILIENCE (SCR) ketangguhan sekolah dan masyarakat, kerjasama antara Palang merah Indonesia dan Palang Merah jepang, yang mengedepankan tiga pilar utama: fasilitas aman, manajemen risiko bencana berbasis sekolah, dan pendidikan pengurangan risiko bencana sekolah dan masyarakat.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi dapat menjadi lingkungan belajar yang aman dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.




