
Relawan Dan Staf PMI Dilatih Dalam Pengurangan Resiko Bencana
6 Februari 2025
ORIENTASI DAN RECRUITMENT RELAWAN SIBAT
10 Februari 2025Puluhan relawan dan staf Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan intensif selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Januari 2025, di Hotel Raflesia, Kabupaten Sukabumi. Mereka dibekali ilmu mengenai pengurangan risiko bencana dan kajian risiko bencana (EVCA) untuk meningkatkan kesiapsiagaan di masyarakat.
Program Manager School and Community Resilience (SCR), Anwar Assyubali, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mencetak tenaga utama PMI yang siap terjun ke masyarakat dan sekolah dalam upaya pengurangan risiko bencana. Terlebih, PMI bersama Japanese Red Cross Society tengah menjalankan proyek SCR di Kabupaten Sukabumi.
“Target kami ke depan adalah memiliki tiga desa dan delapan sekolah binaan di Kabupaten Sukabumi. Para peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan menjadi duta dalam program tersebut,” ujar Anwar pada Selasa, 20 Januari 2025.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi dasar mengenai tanggap darurat bencana, analisis kerentanan bencana, dan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
“Kami berikan pemahaman dasar terlebih dahulu, sehingga ketika mereka berinteraksi dengan masyarakat, mereka dapat menyampaikan informasi terkait kedaruratan bencana dengan baik,” tambahnya.

Anwar juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal. Ke depan, akan ada berbagai kegiatan lanjutan yang tetap menyertakan sesi pembekalan bagi para relawan.
“Pelatihan ini memang dilaksanakan satu kali, tetapi dalam setiap kegiatan berikutnya, para relawan akan terus mendapatkan pembekalan tambahan,” pungkasnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas relawan PMI Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi situasi darurat, serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.














